Ketersediaan Alkon Merupakan Bagian Penting dalam Pelayanan KB secara Prima

gh

Alat, dan Obat Kontrasepsi yang sering diistilahkan dengan Alkon menjadi unsur penting dalam rentetan Pelayanan KB kepada Akseptor, selain Konseling, Informasi dan Edukasi (KIE) yang juga tidak kalah penting peranannya. Bahkan menjadi pra syarat utama sekaligus hak yang musti didapatkan oleh Akseptor sebelum Akseptor mendapat Pelayanan dalam ber KB.

Kerjasama dengan Fasilitas Kesehatan atau Faskes sangat dibutuhkan untuk mendekatkan pelayanan KB kepada Calon Akseptor. Di mana banyak sekali Fasilitas kesehatan yang belum bekerja sama dengan Dinpermades P2KB melalui Balai Penyuluh KB di masing-masing wilayah Kecamatan. Bidan Praktek Mandiri atau sering dikenal dengan Istilah BPM adalah termasuk sasaran Faskes yang perlu diajak bekerja sama dalam memberikan Pelayanan ber KB kepada Akseptor.

BPM Bimoarti salah satu Faskes yang telah bekerja sama dengan Balai Penyuluh KB (BPKB) Kecamatan Gajah sebagai kepanjangan kebijakan Dinpermades P2KB Kabupaten Demak, sehingga ketersediaan Alkon menjadi prioritas program KKBPK yang musti dijaga keberlanjutannya.

Dropping Alkon yang dilakukan pada hari Rabu, 22 Januari 2020 menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh BPKB Kecamatan Gajah kepada seluruh Faskes yang ada di wilayah Kecamatan Gajah. Sebagai laporan Faskes yang bekerja sama dengan BPKB Kecamatan Gajah yaitu Puskesmas Gajah 1, Puskesmas Gajah 2 dan BPM Bimoarti.

Dari kegiatan inilah ketersediaan Alkon diharapkan senantiasa terpantau secara baik dan berkelanjutan serta disertakan bukti pelaporan penggunaan dan sisa Alkon setiap bulannya. Sehingga menjadi salah satu hal penting yang musti dijaga guna memberikan Pelayanan Prima kepada Calon Akseptor KB, yang akan berimbas pada Kepuasan Akseptor terhadap Pelayanan KB yang telah diberikan. Sesuai Motto : Kepuasan Akseptor adalah Kepuasan Kami.

Kontributor :
Tim BPKB Kecamatan Gajah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *